Ketidakpastian kondisi ekonomi dan beratnya persaingan pasar kerja menghadirkan sebuah tren baru yang disebut job hugging, yaitu keterpaksaan bertahan di pekerjaan yang mungkin sebenarnya tidak memuaskan atau membuat skill tidak berkembang sehingga karir terasa stagnan. Dilansir dari The Wall Street Journal, tren ini menyebabkan karyawan merasa stress, tidak memiliki motivasi untuk bekerja, namun terlalu takut untuk mencari tantangan kerja di tempat baru.
Di satu sisi, tidak ada yang salah dengan fenomena ini. Bertahan di satu perusahaan dengan tujuan survive demi memenuhi kebutuhan dan meringankan beban hidup merupakan langkah yang cerdas, namun jika bertahan hanya karena malas mencari tantangan dan enggan berkembang, justru akan menjadi boomerang. Nah, agar tidak terjebak job hugging yang bisa merusak mental dan skill kamu, 4 solusi ini bisa kamu coba jalankan sehingga karir dan skill kamu terus berkembang. Simak yuk!
1. Fokus dengan Perencanaan Karir yang Jelas
Langkah pertama untuk terhindar dari job hugging adalah dengan menyusun perencanaan karir yang jelas. Tanyakan pada diri sendiri, “Lima tahun ke depan, posisi seperti apa yang ingin kamu capai?” Dengan arah yang terukur, kamu akan lebih termotivasi untuk terus bergerak maju. Biar makin fokus, coba temani proses perencanaan ini dengan secangkir kopi hangat. Rasa kopi bisa membantu kamu lebih jernih berpikir sekaligus menyalakan semangat baru.
2. Terus Asah Skill dan Kemampuan
Dunia kerja selalu berubah, jadi penting buat kamu untuk terus mengasah keterampilan. Ikuti pelatihan, kursus online, atau belajar langsung dari rekan kerja yang lebih berpengalaman. Dengan begitu, kamu tidak hanya nyaman di posisi saat ini, tapi juga siap menghadapi tantangan baru.
3. Selalu Terbuka untuk mencari Peluang
Jangan batasi diri hanya pada pekerjaan yang kamu jalani sekarang. Tetap terbuka dengan peluang baru, baik di dalam maupun di luar perusahaan. Bukan berarti harus buru-buru pindah kerja, tapi memiliki wawasan tentang opsi lain akan membuatmu lebih fleksibel dan percaya diri dalam mengambil keputusan karier.
4. Rutin Komunikasikan Pengembangan Skill dengan Atasan
Terakhir, jangan lupa untuk rutin berdiskusi dengan atasan mengenai progress dan rencana pengembangan skill kamu. Komunikasi ini penting supaya perusahaan tahu kamu serius ingin mengembangkan diri. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan masukan yang berguna untuk perjalanan karier.
Jadi, dengan menerapkan empat solusi di atas, kamu bisa terhindar dari jebakan job hugging dan tetap bergerak maju. Ingat, merasa aman dan nyaman boleh, tapi jangan sampai bikin kamu berhenti berkembang. Dan kalau butuh dorongan semangat ekstra untuk tetap fokus dan produktif, secangkir kopi Kapal Api Special bisa jadi teman setia yang selalu siap menemani langkahmu untuk mengejar masa depan karir yang lebih cerah.
Sumber: Wallstreetjournal.com, Tempo.co