
Pada event, Kopi Kapal Api dan Bapak2id menghadirkan sesi sharing dan diskusi bersama Adjie Santosoputro, praktisi sekaligus pakar kesehatan mental yang dikenal lewat edukasinya soal mindfulness, ketenangan batin, dan kebahagiaan. Dengan pendekatan yang lembut dan relevan bagi kehidupan sehari-hari, Adjie mengajak para bapak untuk mengenali emosi mereka, memahami beban yang selama ini dipendam, dan menemukan cara bercerita tanpa takut dihakimi.

Pada perjalanannya, rangkaian acara “Duduk Sini, Pak!” hadir di tiga kota dengan aktivitas yang menyenangkan dan berbeda-beda. Dimulai dari Bogor pada 2 Agustus 2025 di Sarga Resort, Cianjur, di sini peserta diajak earthing, membuat tote bag dengan pewarna alami, lalu memasuki sesi cerita penuh kehangatan bersama Adjie. Suasana alam yang hening dipadukan dengan aroma Kopi Kapal Api membuat percakapan terasa lebih santai, terbuka dan membumi.

Lelaki Perlu Ruang Aman Untuk Bercerita
Dari semua rangkaian di atas, terlihat satu kesamaan, ternyata masih banyak bapak dan lelaki di luar sana yang enggan bercerita dengan bebas mengenai semua permasalahannya, baik karena alasan takut mendapatkan stigma negatif karena dianggap lemah, atau karena tidak memiliki support system yang cukup untuk mereka berkeluh kesah. Oleh karena itu, adanya “ruang aman” ini membantu para bapak merasakan bahwa mereka tidak sendirian. Mereka bisa saling berbagi tentang hidup, pekerjaan, keluarga, dan perasaan-perasaan kecil yang selama ini dipendam. Semua berlangsung hangat dan santai karena ditemani dengan kehangatan Kopi Kapal Api, kopi yang setia menemani para lelaki yang jarang bercerita.
"Saya dapat safe place buat bercerita tanpa saya harus merasa di judge" Ujar salah seorang peserta.
"Saya dapet banyak manfaat sih, Pak. Saya dapet bahwa ternyata kita nggak merasa sendiri di sini. Semua bapak punya masalah yang mungkin sama beratnya". Ungkap seorang peserta lainnya.
Sebagai penutup, melalui kampanye ini, Kapal Api dan Bapak2id ingin mengajak para ayah untuk berhenti sejenak dari kesibukan, menenangkan diri, dan belajar bercerita berbagi pengalaman maupun perasaan sambil menikmati secangkir kopi. Karena menjadi kuat bukan berarti memendam semuanya sendirian. Kadang, kekuatan justru muncul ketika seseorang berani membuka cerita.
